Bandung – Para karyawan perbankan dari berbagai institusi mengikuti pelatihan eksklusif bertajuk “Brain Guide Management: for Problem Solving & Decision Making” yang digelar di Hotel Jayakarta Kota Bandung, sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir strategis, pengambilan keputusan cepat, dan penyelesaian masalah berbasis kerja otak modern.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan dunia perbankan yang bergerak cepat dan penuh tekanan. Dengan pendekatan berbasis neurosains, peserta dibimbing untuk memahami bagaimana otak bekerja saat menghadapi masalah, merancang strategi berpikir kreatif, hingga mengambil keputusan yang tepat dalam situasi kritis.
Pelatihan Berbasis Neurosains untuk Karyawan Perbankan

Dalam sesi utama, narasumber menjelaskan konsep BrainGuide Management, yaitu metode pengelolaan informasi dan emosi agar otak mampu bekerja optimal saat menyelesaikan masalah. Peserta belajar bagaimana menghindari mental block, mengelola stres, dan mengaktifkan zona berpikir kreatif.
Materi yang disampaikan mencakup:
- Teknik problem solving berbasis kerja otak
- Cara mengambil keputusan cepat dan akurat
- Metode brain mapping untuk analisis masalah
- Strategi mengelola emosi saat berada dalam tekanan kerja
- Studi kasus keputusan dalam dunia perbankan
Workshop dibuat interaktif melalui simulasi, diskusi kelompok, dan role play, sehingga peserta tidak hanya mendengar teori tetapi langsung mempraktikkan teknik berpikir sistematis dan kreatif.
Meningkatkan Kinerja dan Ketepatan Keputusan
Peserta pelatihan mengaku materi sangat relevan dengan tuntutan pekerjaan di sektor keuangan yang membutuhkan fokus tinggi dan ketepatan keputusan.
“Kami sering menghadapi situasi mendesak dalam pekerjaan. Pelatihan ini sangat membantu memahami cara berpikir lebih cepat dan tidak reaktif,” ujar salah satu peserta.
Pelatihan ini juga memperkuat mental karyawan dalam menghadapi target, tekanan pekerjaan, dan perubahan kebijakan perbankan yang cepat.
Mendukung Transformasi SDM Perbankan

Melalui pelatihan ini, karyawan perbankan diharapkan mampu:
- Mengambil keputusan berbasis data dan analisis otak
- Mengelola konflik dan risiko secara efektif
- Meningkatkan efisiensi kerja tim
- Berpikir inovatif dalam menghadapi masalah kompleks
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kompetensi sebagai bukti peningkatan kapasitas profesional peserta.